Sebuah tempat liburan yang menarik untuk anda dan keluarga di Jakarta, yaitu Pulau Tidung di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Pulau Tidung bisa menjadi pilihan wisata ‘lengkap’. Bahkan berwisata ke PULAU TIDUNG, anda se olah-olah berada di satu tempat dengan nuansa pantai yang has dan alami. Memandang air laut yang jernih dan terumbu karang yang di hiasi ikan-ikan tampak nyata di dasar laut, menyaksikan dengan bebas tanpa satu penghalang matahari tenggelam dan matahari terbit, menikmati kuliner khas Pulau Tidung seperti BBQ (ikan bakar) juga dapat melakukan kegiatan lain seperti snorkling, diving, banana boat, jet sky, perahu canno dll, pertunjukan brick jump (lompat) dari atas jembatan cinta yang memacu adrenalin.
Sebuah wahana yang memikat bagi para pengunjungnya, “Jembatan Cinta” sepanjang 200m1 ini sangat eksotis juga sarat dengan nilai history dan edukasi. Semua bisa menikmatinya dengan menelusuri selangkah demi selangkah jembatan cinta dan dapat melihat langsung keindahan alam laut yang mempesona.
Berawal di tahun 2000-an, Pulau Tidung terus berkembang menjadi tempat wisata yang menyuguhkan wahana alami dan menarik. Hingga saat ini Pulau Tidung menyediakan wahana atau tempat-tempat yang penuh dengan sensasi, seperti “jembatan cinta”, “Pasir perawan”, Atol (terumbu karang yang mengelilingi pulau), permainan air (Snorkling, banana boat, perahu canno), serta pasir putih yang indah dan penuh mempesona.
PULAU TIDUNG bisa menjadi pilihan tepat untuk liburan dunia air laut yang menggambarkan keanekargaman hayati di Kepulauan Seribu, terutama ikan dan biota laut.
Wahana transportasi juga patut anda coba. Ada tradisional boat untuk menikmati pesona pulau-pulau yang berada disekitar PULAU TIDUNG, seperti pulau payung pulau karang beras, pulau air dan pulau-pulau pesona lainnya dari atas air laut. Selain itu anda juga bisa menyewa sepeda untuk berolah raga dan santai sambil bergumul di tengah masyarakat nya yang ramah.
Berwisata ke PULAU TIDUNG juga dapat menumbuhkan semangat kebanggaan dan rasa cinta terhadap alam laut dan masyarakat sekitar serta untuk memperkenalkan Pulau Tidung kepada kerabat dan sahabat se tanah air.
Secara lebih rinci ada lima aspek dan prospek yang dijadikan baik pijakan pembangunannya maupun pandangan dalam pengembangannya. Kelimanya ini ialah perikanan dan kelautan, pendidikan dan kebudayaan, ekonomi, pariwisata dan kesejahteraan. Pegangan teguh pada aspek dan prospek ini dapat dirasakan dan dilihat pada pengembangan yang telah dan akan berkesinambungan.
Selain itu juga menampilkan budaya klasik para nelayan di Pulau Tidung dan banyak lagi wahana yang bisa jadi gudang pengalaman bagi wisatawan. Misalnya saja pohon-pohon mang roup yang berjejer di pinggir pantai di Pulau Tidung Kecil yang memiliki keelokan tersendiri, dan dunia air laut yang memajang ikan-ikan secara bebas yang dapat di saksikan secara langsung.
sejak 2007 Pulau Tidung menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakatnya. Ketika pengunjung mulai berdatangan hingga tak terelakkan masyarakatnya yang mulai melek dan mulai menata sedikit demi sedikit dari memperbaiki rumah-rumahnya yang kemudian di kemas menjadi homestay dan mulai berani membuka usaha seperti menyewakan alat snorkling, sepeda dan lain sebagainya untuk kemajuan Pulau Tidung, sebagai pewaris budaya nenek moyang sebagai seorang pelaut yang kebetulan umumnya masyarakat Pulau Tidung mahir dalam hal berenang dan menyelam hingga mudah baginya untuk menyelami setiap kegiatan-kegiatan yang berkenaan dengan hal tersebut.
Wahana transportasi seperti Mengelilingi Pulau Tidung bisa dengan sepeda yang di sewakan oleh masyarakat setempat, tradisional boat atau perahu motor nelayan yang juga dapat di jadikan sarana transportasi laut bagi pengunjung yang ingin mengitari Pulau Tidung dari laut, becak/ becak motor (bentor) yang juga dapat di jadikan sarana transportasi untuk pengunjung yang tidak bisa naik sepeda.









